Siapa bilang kalau jadi "Wanita Karir" itu gak pernah punya waktu untuk keluarga?
Siapa bilang kalau jadi "Wanita Karir" itu selalu sibuk?
Siapa bilang kalau jadi "Wanita Karir" itu gak bisa menyelesaikan pekerjaan rumah dgn sempurna?
Siapa bilang kalau jadi "Wanita Karir" itu tidak mencerminkan keanggunan seorang wanita?
Siapa bilang kalau jadi "Wanita Karir" itu Nikahnya telat?
Yaa memang seperti itu kenyataannya, sebagian orang mengatakannya bahkan menyimpulkannya seperti itu tanpa melihat kenyataan yang terjadi, mereka hanya menyimpulkan saja.Begitulah adanya.
Tapi aku tidak melihatnya dari sisi itu. Aku melihat dari sisi realita yang terjadi. Dan aku merasakannya, dan aku bisa mengatakan seperti itu karena aku terlahir dari seorang ibu yang berkerja. Bukan aku membela profesi itu, tapi memang seperti itu adanya.
Ibu selalu punya waktu untuk kami anak-anaknya dan suaminya, kami tidak pernah merasa kekurangan perhatian, sesibuk-sibuknya ibu pasti selalu menyempatkan waktunya menanyakan kabar anak-anaknya. Malahan ibu sering menelepon untuk menanyakan kabar anak-anaknya ketika beliau sedang berada di tempat kerjanya.
Ibu memang sibuk, tapi beliau bisa membagi waktu antara kesibukan dengan keluarga dan pekerjaanya.Selalu membereskan pekerjaan rumah sebelum berangkat kerja dan memastikan semuanya sempurna.
Ibu selalu bisa menyelesaikan semua pekerjaan rumah dengan sempurna, yang bahkan aku sendiri malas untuk menyelesaikannya dengan alasan aku lelah seharian disekolah (dulu pas aku masih sekolah) :D Tanpa aku berfikir bahwa ibu lebih lelah dari pada aku yang segala akomodasinya sudah tersedia, berbeda dengan ibu yang dari pagi sudah bangun membereskan rumah dan menyiapkan sarapan pagi serta makan untuk siang dengan sempurna tanpa sedikitpun mengeluh atau bahkan menyuruh anak-anaknya untuk membantu.Beliau tidak pernah mengeluh padahal beliau adalah Wanita Karir yang mempunyai banyak tanggung jawab.
Ibu juga selalu memperlihatkan keanggunannya didepan keluarganya dengan layaknya menjadi seorang ibu bagi anak-anak dan menjadi istri bagi suaminya.
Masalah kalau jadi wanita karir terus nikahnya jadi telat atau malah gak sempat mikir untuk cari jodoh, itu sepertinya alasan yang sangat tidak masuk akal. Ibu ku dulu malah nikah pas udah ada kerja tuhh :)
Urusan jodoh itu udah diatur sama Sang Pencipta, dan bukan berarti kita gak perlu berusaha. Malahan kalau kita adalah seorang wanita bekerja, itu berarti kita sudah berusaha untuk mengumpulkan uang demi masa depan untuk berumah tangga kelak :D
Karena melihat ibu, aku dari kecil sudah ingin menjadi seorang Wanita Karir.
Dalam pikiranku, wanita karir itu adalah seorang wanita yang mandiri, cerdas, dan bertanggung jawab.
Mandiri bisa mengurus diri sendiri, cerdas dalam pergaulan dan berfikir serta bertanggung jawab terhadap lingkungan dan diri sendiri :)
Dengan aku menulis tentang "Wanita Karir" ini, bukan berarti aku meremehkan profesi seorang "Ibu Rumah Tangga" :)
Bahkan Aku sangat menghormati profesi itu, dan menurut ku "Ibu Rumah Tangga" juga seorang "Wanita Karir" :) yang dalam artiannya "Berkarir" mengurus seluruh pekerjaan rumah tangga ^_^
Tulisan ini sengaja aku buat karena hari ini adalah "Hari Guru"
Bagi ku, Guru yang terindah dalam hidupku adalah seorang "Wanita Karir" dan itu adalah "Ibuku" :*
You are the greatest teachers in my life.
You are the most patient of teachers in teaching me.
Love u mom :*
>Kawaizha<